Polresta Malang Kota Ungkap 1.086 Kasus Sepanjang Tahun 2023

Kota Malang – Polresta Malang Kota berhasil mengungkap 1.086 kasus, dari 1.334 laporan polisi (LP) disepanjang tahun 2023 ini.

Jika dibandingkan pada tahun 2022, Polresta Malang Kota berhasil mengungkap 1.076 kasus, dari jumlah total 951 LP yang masuk.

Saat memimpin press releas akhir tahun di halaman belakang Mapolresta, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto (Buher.. red) mengatakan bahwa disepanjang Tahun 2023 memang ada peningkatan kriminalitas dibanding Tahun 2022,

“Kenaikan jumlah kasus kriminalitas, karena aktivitas masyarakat sudah kembali normal pasca pandemi Covid-19 (2020-2022), perekonomian masyarakat sudah mulai bangkit”. Ungkapnya Jumat (29/12).

Sepanjang tahun 2023, Polresta Malang Kota juga menangani 4 kasus yang paling menonjol. Seperti kasus penganiayaan dan penelantaran anak dibawah umur , kasus penganiayaan dan pembunuhan, kasus kekerasan (pengroyokan) dan kasus perdagangan bayi atau TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang).

“Kasus kekerasan pada anak dibawah umur, dengan korban inisial D (7thn), yang sudah diungkap 12 Oktober 2023 dan menetapkan 5 tersangka yang merupakan keluarga korban”. Ungkapnya.

Sementara Buher menjelaskan beberapa Satuan fungsi yang menangani kasus, seperti Satreskrim Polresta Malang Kota telah mengamankan 50 tersangka (46 tersangka laki-laki dan 4 orang tersangka perempuan).

Kasus narkoba sebanyak 220 perkara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti Sabu 3,087 Kg, Ganja 48,06 Kg, Ekstasi (XTC) 116 butir, dan Pil double L (Pil Koplo) sebanyak 100.892 butir.

Untuk rilis kecelakan terungkap sebanyak 435 kasus kecelakaan Lalu-lintas (laka lantas). Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 orang meninggal dunia, satu orang luka berat, dan 567 orang luka ringan.

Dari Sat Samapta Polresta Malang Kota juga melakukan penindakan 73 kasus, mulai dari kasus mabuk, peredaran minuman keras (miras), hingga kasus parkir.

Keberhasilan Polresta Malang Kota dalam mengungkap kasus-kasus kejahatan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat.

Kombes Buher menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota jajaran, Pemkot Malang, jajaran TNI di Malang Raya, serta relawan dan komunitas masyarakat yang ada.

Kombes Buher akan tetap berkomitmen menjaga kondusifitas Mota Malang dan melaksanakan Patroli bersama tim gabungan Ops Lilin Semeru 2023.

“Menyambut pergantian tahun, kami akan melakukan patroli skala besar. Disamping itu, kami juga telah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit, untuk menyiapkan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan tenaga medis, apabila ada yang terluka karena kecelakaan atau terkena kembang api,” tandasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *