Antrean Pertalite Mengular di Malang, Kapolresta Danang Pastikan Pemantauan dan Koordinasi dengan Pertamina

MALANG KOTA – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS memastikan jajarannya terus memantau antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Malang, menyusul meningkatnya permintaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite.

Polresta juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan kelancaran pasokan dan distribusi BBM kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Danang saat menjawab pertanyaan wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di wilayah Kecamatan Sukun. Ia menjelaskan, koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pertamina telah dilakukan untuk membahas kondisi distribusi BBM di Kota Malang.

“Semalam kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina wilayah Malang. Informasi yang kami terima, distribusi BBM untuk Kota Malang sudah ditambah dari alokasi rutin. Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Danang.

Menurutnya, antrean panjang yang terpantau di beberapa SPBU diduga berkaitan dengan peningkatan jumlah konsumen yang membeli BBM dalam waktu bersamaan.

Karena itu, kepolisian bersama pihak terkait terus memantau situasi guna mengetahui perkembangan kondisi di lapangan.

Danang mengatakan, pemantauan dilakukan secara langsung dengan mendatangi sejumlah SPBU, termasuk pada pagi hari. Langkah tersebut bertujuan melihat situasi antrean, menjaga ketertiban, serta memastikan aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sekitar SPBU tetap terkendali.

“Kami bersama tim terus bergerak melakukan pemantauan, termasuk pagi tadi ke sejumlah SPBU. Mudah-mudahan kondisi ini segera teratasi. Koordinasi dengan Pertamina juga terus kami lakukan untuk memantau pasokan dan distribusi BBM di Kota Malang,” katanya.

Berdasarkan koordinasi yang diterima kepolisian dari Pertamina, pasokan BBM di wilayah Kota Malang untuk sementara diinformasikan dalam kondisi aman.

Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan agar distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menjaga ketertiban ketika mengantre di SPBU. Pengendara diminta tidak memaksakan diri masuk ke antrean yang terlalu padat apabila terdapat SPBU lain dengan kondisi yang lebih lengang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan dan kondusivitas. Jika antrean di satu SPBU terlalu panjang, masyarakat bisa mempertimbangkan SPBU lain yang antreannya lebih longgar,” tegasnya.

Terkait kemungkinan penimbunan BBM atau penyimpangan distribusi, Danang menegaskan bahwa Satreskrim Polresta Malang Kota telah menjalankan pemantauan dan pengawasan.

Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, kepolisian akan melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.

“Kalau ditemukan penimbunan atau praktik yang menyimpang, tentu akan kami cek dan tindak sesuai aturan. Kami berharap tidak ada praktik seperti itu, terutama yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi,” Tegas Danang.

Danang turut meminta masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui dugaan penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Informasi dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110, aplikasi AYO Jogo Malang, atau dengan mendatangi kantor kepolisian untuk menyampaikan laporan.

Polresta Malang Kota menegaskan koordinasi lintas instansi dan pemantauan di lapangan akan terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Upaya tersebut diharapkan membantu memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan sekaligus mencegah gangguan keamanan maupun ketertiban di tengah masyarakat.

More From Author

“Jumat Keliling” dan Sholat Berjamaah di Masjid Jami’, Kapolresta Malang Kota Gaungkan Kamtibmas dari Lingkungan Keluarga

Hari Jadi ke-75 Humas Polri: Polda Jatim Gelar Baksos, Rangkul Ojol Jaga Kamtibmas dan Ruang Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *