MALANG KOTA – Polresta Malang Kota melalui Bhabinkamtibmas di seluruh Polsek jajaran menggencarkan sambang dan sosialisasi program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN). (Kamis, 22/10/2026)
Program ini menjadi upaya kepolisian merangkul warga yang belum memiliki pekerjaan tetap, memberikan motivasi, serta mendorong mereka mengembangkan keterampilan dan peluang usaha agar tetap produktif secara ekonomi.
Pelaksanaan program tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas di wilayah Polsek Sukun, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Blimbing sesuai arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS.
Pendekatan tak hanya anggota Bhabinkamtibmas, namun semua anggota polri bisa mengetahui kebutuhan warga sekaligus membuka ruang pendampingan bagi kelompok yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS menjelaskan, POLIRAN merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menghadapi tantangan memperoleh pekerjaan.

“Dengan sambang POLIRAN, kami ingin merangkul masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap agar tetap produktif dan memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungannya.” Ungkapnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat “Polri Bersama Masyarakat” melalui pendekatan humanis, pembinaan, dan pemberdayaan warga.
“Anggota polri yang sudah aktif dengan masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas, namun juga bisa memberikan motivasi, mendampingi, serta membantu mencari solusi sesuai kemampuan dan potensi masing-masing warga,” ungkap Danang.
Menurutnya, perhatian perlu diberikan kepada berbagai kelompok, mulai dari pekerja dengan penghasilan tidak menentu, lulusan sekolah yang belum memperoleh pekerjaan, hingga mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan dan masih mencari peluang kerja.
Danang menegaskan, Bhabinkamtibmas yang bertugas di 57 kelurahan di Kota Malang harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.

Kedekatan dengan warga menjadi modal penting untuk mengetahui persoalan yang dihadapi sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan yang produktif.
“Polisi harus bisa merangkul siapa pun, Kami ingin warga yang belum mendapatkan pekerjaan tetap memiliki semangat untuk mengembangkan diri, meningkatkan keterampilan, dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bernilai ekonomi bagi diri sendiri maupun keluarga,” Jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas tidak hanya menyampaikan sosialisasi, tetapi juga mendorong warga mengembangkan kemampuan melalui pelatihan keterampilan, berwirausaha, berdagang, maupun kegiatan produktif lain sesuai minat dan potensi yang dimiliki.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kemandirian ekonomi, mengembangkan usaha secara bertahap, bahkan membuka peluang kerja bagi orang lain, sekaligus membuat kesempatan menciptakan sumber penghasilan dan lapangan pekerjaan di lingkungannya.
“Jangan sampai waktu yang dimiliki terbuang tanpa kegiatan yang bermanfaat. Kami mendorong warga untuk terus belajar, mengasah keterampilan, dan berani memulai usaha sesuai kemampuannya.” Pesan Danang.

Selain memberikan motivasi, Polresta Malang Kota juga mendorong Bhabinkamtibmas membantu mengidentifikasi peluang kerja yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuan warga.
Pendekatan ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan peluang usaha maupun pekerjaan yang tersedia, sesuai kondisi dan kesempatan yang ada.
Melalui sambang dan pembinaan secara berkelanjutan, POLIRAN diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menjadi pintu masuk bagi pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.
Pendampingan yang tepat dapat membantu warga meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan, dan menemukan alternatif penghasilan yang lebih berkelanjutan.
“Harapannya, dengan berkarya bisa menjadi peluang usaha yang lebih besar, secara tidak langsung turut juga menyumbang pemeliharaan kamtibmas” Pungkasnya.
Dengan hadir langsung di tengah warga, Polresta Malang Kota berupaya membangun kepedulian sosial, memperluas akses informasi, serta mendorong lingkungan yang produktif, mandiri, dan kondusif.